Selasa, 01 Maret 2011

Relawan Harus Terlibat Dalam Dunia Usaha

Untuk terus memberikan pelayanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh selalu berupaya untuk memperbaiki manajemen internal khususnya untuk pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan Relawan. Kali ini PMI Aceh didukung oleh Palang Merah Amerika melaksanakan Lokakarya Penyegaran Manajemen PMR dan Relawan pada tanggal 16-17 Pebruari 2010, bertempat di Permata Hati Training Center Banda Aceh.

Kegiatan yang diikuti oleh enam PMI Kabupaten/Kota yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Abdya, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Gayo Lues dan Kota Langsa ini dibuka langsung oleh Ketua PMI Aceh, Ir. T. Alaidinsyah, M.Eng dan dihadiri oleh perwakilan Palang Merah Amerika pada pagi 16/2 di lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya Alaidinsyah menyampaikan bahwa PMI Aceh sedang melakukan pendekatan regional dimana diharapkan peserta yang mengikuti kegiatan dapat mendampingi dan menjadi contoh PMI Kabupaten/Kota yang berada di regionalnya.

“Enam PMI Kabupaten/Kota diharapkan dapat memberi manfaat kepada 17 PMI lain yang tidak hadir, karena saat ini kita hanya mampu mendukung enam PMI saja, harapannya relawan dapat terus berkarya untuk masyarakat karena relawan harus memiliki  fisik yang kuat, ketrampilan yang terlatih, kemampuan, dan hati yang tulus dalam memberikan pelayanan”.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Palang Merah Amerika yang telah berkomitmen untuk mendukung kegiatan ini, karena Palang Merah Amerika juga akan membantu PMI Aceh dalam menfasilitasi kegiatan yang akan berfokus pada penguatan organisasi dan pengembangan sumber daya (PSD).

 “Terimakasih kepada Palang Merah Amerika atas dukungan yang diberikan namun dukungan dari donor tidak akan selalu ada, PMI Aceh harus mandiri, dengan kegiatan ini Staf dan Relawan diharapkan mampu menyusun strategi tata kelola organisasi dan merambah dunia usaha untuk mengaktifkan kegiatan kemanusiaan agar PMI di Kabupaten/Kota tidak selalu  bergantung pada pihak luar namun tetap menjalin kerjasama dengan pihak manapun”, jelasnya.

Program Koordinator Aceh Palang Merah Amerika, Syarifah Marlina juga menyampaikan bahwa organisasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah memiliki keunggulan dari organisasi kemanusiaan lain karena memiliki manajemen kerelawanan dalam pengelolaan organisasi. “Palang Merah dan Bulan Sabit Merah memiliki relawan yang menjadi keunggulan dan keunikan dari lembaga kemanusiaan yang lain, relawan menjadi denyut nadi bagi organisasi, mudah-mudahan dukungan ini bermanfaat untuk PMI Aceh secara keseluruhan untuk memupuk pembinaan PMR dan relawan sebagai aset dan menjadi kekuatan PMI untuk dapat dikelola dengan baik”.

Syarifah juga menghimbau kepada peserta bahwa lokakarya yang dilaksanakan tidak hanya sebagai kegiatan diskusi dan perencanaan konsep didalam ruangan saja, namun menjadi diskusi praktis dalam pengelolaan manajemen relawan di wilayah tugas masing-masing di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan.

Dalam dua hari kedepan peserta yang diwakili staf dan relawan akan membahas dan menyusun perencanaan tentang strategi pengembangan relawan PMI, jejaring komunikasi relawan, strategi kemandirian dengan optimalisasi sumber daya manusia dan aset untuk meningkatkan pelayanan dan menyusun rencana kerja tindak lanjut untuk dilaksanakan di daerah masing-masing.

 Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi:
 Surya Chandra Nasution, Kabag. PMR dan Relawan PMI Prov. Aceh
  • HP. 0812 6920 5508, e-mail: scnst_nad@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar